AdvetorialKominfo Kutai Timur

Sinergi Antara Pemerintah dan Perusahaan Perbaiki Infrastruktur di Batu Ampar

Kutai Timur — Pembangunan infrastruktur dasar di Kecamatan Batu Ampar terus diupayakan oleh pemerintah setempat meskipun wilayah tersebut masih menghadapi kendala status kawasan hutan. Kondisi itu tidak menjadi penghalang bagi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk tetap bergerak bersama perusahaan-perusahaan di sekitar wilayah tersebut demi memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik. Fokus utama saat ini adalah perbaikan akses jalan serta peningkatan fasilitas umum yang menunjang kehidupan warga.

Camat Batu Ampar, Suriansyah, menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pihak perusahaan sebenarnya telah berlangsung cukup lama, khususnya dalam hal penanganan kerusakan jalan penghubung antardesa. Menurutnya, dukungan dari perusahaan sangat membantu percepatan perbaikan infrastruktur yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.

“Kami bekerja sama dengan pihak perusahaan setempat untuk membantu memperbaiki jalan jika rusak,” ujar Suriansyah saat diwawancarai.

Ia menambahkan, tantangan terbesar biasanya muncul saat musim hujan tiba. Curah hujan yang tinggi membuat sebagian jalan berubah menjadi berlumpur dan licin, sehingga menyulitkan kendaraan melintas. Kondisi tersebut sering mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial warga. Namun, dengan adanya kerja sama yang terjalin, upaya penanganan dapat dilakukan lebih cepat meskipun belum sepenuhnya sempurna.

“Kalau musim hujan, namun jalan kita baiki, kalau tanah ya tetap licin. Tapi dengan kerja sama ini, setidaknya kendaraan masih bisa lewat,” sambungnya.

Tidak hanya fokus pada jalan, pemerintah kecamatan bersama Pemkab Kutai Timur juga mulai memberikan perhatian pada pembangunan dan perbaikan fasilitas umum lainnya. Sarana pendidikan, kantor pemerintahan desa, hingga fasilitas kesehatan secara bertahap mulai ditingkatkan kualitas dan kelayakannya. Hal ini dilakukan guna memastikan masyarakat mendapat layanan dasar yang memadai, meskipun sebagian wilayah Batu Ampar masih berstatus kawasan hutan.

Dalam pelaksanaannya, seluruh proses pembangunan tetap mempertimbangkan aspek hukum dan ketentuan yang berlaku. Pemerintah mengedepankan kehati-hatian agar pembangunan tidak mengeluarkan aturan-aturan yang berkaitan dengan status kawasan.

“Kita tidak henti-hentinya menghadapi kendala. Kita terus berupaya, baik lewat usulan perubahan maupun lewat perencanaan tata ruang,” tuturnya.

Upaya berkelanjutan ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga wilayah yang memiliki keterbatasan akses. Suriansyah menegaskan, semangat masyarakat yang tetap tinggi, ditambah dengan dukungan berbagai pihak, khususnya perusahaan sekitar, menjadi modal penting untuk mendorong percepatan kemajuan di Kecamatan Batu Ampar. Dengan sinergi tersebut, diharapkan kondisi infrastruktur dan kualitas kehidupan masyarakat setempat dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.(TS/ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!