AdvetorialKominfo Kutai Timur

Pemerintah Tetapkan Arah Pembangunan Batu Ampar sebagai Wilayah Strategis Timur Kutim

Kutai Timur — Kecamatan Batu Ampar saat ini mulai diproyeksikan menjadi salah satu kawasan strategis di wilayah timur Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Posisi geografisnya yang cukup luas, kekayaan sumber daya alam, serta letaknya yang dekat dengan jalur penghubung antarkecamatan menjadikan wilayah ini masuk dalam skala prioritas pemerintah daerah untuk dikembangkan ke depan. Batu Ampar dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak pertumbuhan baru, baik di sektor ekonomi, pertanian, maupun pelayanan masyarakat.

Camat Batu Ampar, Suriansyah, mengatakan pemerintah sudah menyiapkan konsep pengembangan wilayah berbasis tata ruang agar proses pembangunan berjalan terarah dan tetap terkendali. Menurutnya, kejelasan rencana tata ruang menjadi faktor penting dalam menentukan arah pembangunan, termasuk pemanfaatan lahan untuk berbagai sektor.

“Kami sekarang menunggu perubahan RT/RW agar arah pengembangan di Batu Ampar bisa lebih jelas,” ujar Suriansyah saat diwawancarai.

Ia menjelaskan bahwa secara geografis Batu Ampar memiliki wilayah yang sangat luas, bahkan mencapai sekitar 65 ribu hektar, dan lebih besar dibandingkan luas wilayah Kota Bontang. Keunggulan tersebut membuka peluang besar untuk pengembangan pertanian, perkebunan, maupun usaha berbasis masyarakat. Namun, di sisi lain, sebagian besar wilayah tersebut masih masuk dalam kawasan hutan yang harus dikelola dengan penuh kehati-hatian.

“Luasnya sangat potensial untuk pertanian dan pengembangan usaha rakyat, namun tetap harus kita jaga karena sebagian besarnya masih merupakan kawasan hutan,” sambungnya.

Sebagai bagian dari langkah konkret dalam mendukung visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) juga mulai menyiapkan berbagai program penunjang. Di antaranya adalah peningkatan kualitas jalan utama untuk memperlancar akses transportasi, penguatan ekonomi desa melalui pemberdayaan masyarakat, serta upaya perluasan jaringan listrik ke wilayah-wilayah yang masih terbatas akses energinya. Semua program ini diarahkan untuk mendorong percepatan pembangunan agar Batu Ampar mampu bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan baru di kawasan timur Kutai Timur.

“Kalau infrastruktur dasar sudah bagus, masyarakat bisa berkembang lebih cepat. Itu arah yang sedang kita kejar,” tuturnya.

Pemerintah setempat pun berharap, dengan adanya sinergi lintas instansi, dukungan berbagai pihak, serta partisipasi aktif dari masyarakat, Batu Ampar dapat berkembang menjadi contoh wilayah terpadu yang maju tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan. Konsep pembangunan yang seimbang antara pemanfaatan potensi dan perlindungan alam menjadi prinsip utama agar kemajuan yang dicapai dapat berkelanjutan dalam jangka panjang. (SH/ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!