Meski acara kirab telah selesai, puncak kemeriahan belum berakhir. Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur akan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan penyerahan penghargaan bagi para pemenang lomba. Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud, Padliyansyah, menjelaskan bahwa pembagian hadiah akan dilakukan pada ajang Festival Magic Land mendatang.
“Pembagian hadiah untuk para pemenang lomba dari Kirab Budaya ini akan dilaksanakan pada kegiatan Festival Magic Land. Acara tersebut juga mencakup penyerahan penghargaan kepada delapan penerima Anugerah Budaya, yang akan digelar pada bulan November,” ungkap Padliyansyah.
Festival Magic Land tahun ini dijanjikan menjadi perayaan seni dan budaya yang megah, menampilkan perpaduan unik antara tradisi lokal dan inovasi kreatif dari para seniman Kutai Timur. Selain sebagai ajang penghargaan, festival ini diharapkan menjadi ruang apresiasi masyarakat untuk mengenal lebih dekat potensi seni budaya yang hidup di tengah mereka.
Padliyansyah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku seni, dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan budaya di Kutai Timur. “Semangat kebersamaan inilah yang ingin terus kita jaga, agar seni budaya tidak hanya menjadi tontonan, tapi juga menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya.
Selain menampilkan ragam kesenian, Festival Magic Land juga akan menjadi ajang edukasi budaya bagi generasi muda, dengan lokakarya tari tradisional, pertunjukan musik daerah, dan pameran kerajinan tangan yang melibatkan komunitas seni lokal. Acara ini dirancang untuk memperkuat identitas budaya Kutai Timur sekaligus mendorong kreativitas dan inovasi dalam seni kontemporer.
Penyelenggaraan festival yang menggabungkan nuansa tradisional dengan atmosfer modern ini diharapkan mampu menarik wisatawan, meningkatkan ekonomi kreatif, dan menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap budaya sendiri. Festival Magic Land bulan November mendatang diprediksi akan menjadi salah satu acara budaya paling berkesan tahun ini, serta menegaskan posisi Kutai Timur sebagai daerah yang memelihara warisan budaya sambil tetap berkembang menuju modernitas.(SH/ADV)