AdvetorialKesehatanKutai Timur

Layanan Spesialis Menjangkau 3T Kutim, Dinkes Perluas Pelayanan Kesehatan Bergerak

Kutai Timur – Pemerataan layanan kesehatan di wilayah terpencil Kabupaten Kutai Timur terus diperkuat melalui penambahan tenaga dokter spesialis dan pelayanan langsung ke kecamatan.

Langkah tersebut menjadi solusi agar masyarakat di wilayah 3T tidak selalu bergantung pada fasilitas kesehatan yang berada jauh dari tempat tinggal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur Yuwana Sri Kurniawati mengatakan RSUD Muara Bengkal kini menjadi salah satu penopang pelayanan spesialis bagi sejumlah kecamatan di wilayah terpencil.

Sejak April 2026, rumah sakit tersebut telah mendapat tambahan tujuh dokter spesialis melalui penugasan khusus dari pemerintah provinsi.

“Alhamdulillah, sejak April kemarin sudah terpenuhi kebutuhan dokter spesialisnya, ada tujuh orang, ini penugasan khusus dari provinsi,” kata Yuwana di Wilayah Kutim, Ruang Damar Gedung Serba Guna (GSG).

Keberadaan tenaga spesialis tersebut membuat pelayanan di RSUD Muara Bengkal dapat mencakup wilayah Muara Bengkal, Batu Ampar, Long Mesangat, Busang dan Muara Ancalong. Meski demikian, pasien dengan kondisi yang belum dapat ditangani tetap akan diarahkan menuju rumah sakit terdekat sesuai kebutuhan medis.

“Untuk zona Muara Bengkal, kemudian Batu Ampar, Long Mesangat, Busang, lima kecamatan ini sudah bisa ter-cover di RSUD Muara Bengkal untuk dokter spesialis,” ujarnya.

Sementara bagi kecamatan terpencil yang belum memiliki rumah sakit maupun dokter spesialis, Dinkes Kutai Timur menyiapkan pelayanan kesehatan bergerak atau PKP.

Program tersebut dilakukan secara berkala dengan mendatangkan layanan dokter spesialis langsung ke wilayah yang kebutuhan pelayanannya dinilai tinggi.

Pelayanan bergerak tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan rumah sakit terdekat, rumah sakit swasta dan organisasi profesi. Dinkes juga membuka peluang kerja sama dengan fasilitas kesehatan dari wilayah sekitar, termasuk rumah sakit di Sangkulirang, Kutai Barat maupun RSUD Muara Bengkal.

“Pelayanan kesehatan bergerak sudah dilaksanakan di Sangkulirang dan akan kembali menyasar wilayah lain secara bertahap,” tuturnya.

Batu Ampar menjadi salah satu lokasi yang akan mendapatkan layanan dalam waktu dekat, disusul Busang, Muara Ancalong dan kecamatan lain yang membutuhkan pelayanan dokter spesialis.

Pola tersebut menjadi inovasi untuk mendekatkan pelayanan spesialis kepada masyarakat tanpa harus menunggu seluruh wilayah memiliki rumah sakit sendiri.

Dengan jadwal kunjungan yang dilakukan secara periodik, kebutuhan kesehatan masyarakat terpencil diharapkan dapat ditangani lebih cepat dan merata. (SH/ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!