Balikpapan – Peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur menjadi fokus pengawasan Komisi IV DPRD Kota Balikpapan. DPRD memastikan pelayanan di sektor ketenagakerjaan, pendidikan, dan kesehatan terus dievaluasi, sekaligus mengawal pembangunan rumah sakit baru agar dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komisi IV menilai pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus ditingkatkan. Di sisi lain, pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur dipandang sebagai proyek strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi warga di kawasan timur kota yang terus berkembang.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mengatakan pihaknya secara rutin melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kualitas pelayanan di perangkat daerah yang menjadi mitra kerja Komisi IV. Pernyataan tersebut disampaikannya di Hotel Gran Senyiur Balikpapan usai Rapat Paripurna Pemandangan Setiap Fraksi terkait Nota Penjelasan Wali Kota terhadap APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (6/7/2026).
“Kami terus melakukan evaluasi dan mendorong agar kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dapat semakin terbuka. Kami juga berharap pelayanan publik di berbagai perangkat daerah, seperti Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Kesehatan, semakin ditingkatkan sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih cepat dan lebih baik,” ujarnya.
Menurut Gasali, secara umum pelaksanaan program pada perangkat daerah yang menjadi mitra Komisi IV telah berjalan dengan baik. Meski belum terdapat catatan khusus yang menjadi perhatian serius, DPRD tetap menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan agar masyarakat memperoleh layanan yang semakin efektif, responsif, dan profesional.
Selain mengevaluasi pelayanan publik, Komisi IV juga memantau perkembangan pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur yang saat ini telah memasuki tahap pelaksanaan. Proyek tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan sekaligus mengurangi beban rumah sakit yang telah beroperasi di wilayah lain.
“Terkait pembangunan rumah sakit di Balikpapan Timur, informasinya proses pembangunan sudah berjalan. Pemenang tender telah ditetapkan dan kegiatan di lapangan juga sudah dimulai. Lokasinya berada di Lamaru, tepatnya di depan Polsek Balikpapan Timur, sekitar kawasan Gang Kacang. Untuk tahun ini, anggaran pembangunan tahap pertama telah dialokasikan sekitar Rp45 miliar,” kata Gasali.
Ia menegaskan Komisi IV akan terus mengawal progres pembangunan rumah sakit tersebut agar seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun ketepatan waktu penyelesaian. Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen DPRD dalam memastikan penggunaan anggaran daerah benar-benar menghasilkan fasilitas publik yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui penguatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur, Komisi IV berharap masyarakat dapat menikmati layanan pemerintah yang semakin berkualitas, sekaligus memperoleh akses kesehatan yang lebih mudah dan merata seiring pesatnya perkembangan wilayah Balikpapan Timur. (IM/ADV)
![]()









