Balikpapan – DPRD Kota Balikpapan meminta pengawasan terhadap lingkungan pendidikan diperkuat menyusul informasi dugaan pencabulan yang melibatkan oknum guru di Balikpapan Timur. DPRD menekankan pentingnya memastikan sekolah menjadi ruang yang aman bagi peserta didik, sembari meminta informasi mengenai kasus tersebut terlebih dahulu diklarifikasi secara menyeluruh.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, mengatakan pihaknya prihatin terhadap informasi yang beredar. Namun, DPRD belum ingin menarik kesimpulan sebelum memperoleh keterangan dan fakta yang lebih lengkap dari pihak terkait.
“Kami juga belum mengetahui persis kenyataan yang ada. Namun, insyaallah nanti akan kami konfirmasi dan cari tahu,” kata Gasali di Kantor DPRD Balikpapan, Senin (14/9/2026).
Komisi IV berencana berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengetahui kronologi serta kondisi sebenarnya. Langkah tersebut termasuk kemungkinan melakukan inspeksi mendadak apabila dibutuhkan sebagai bagian dari upaya memastikan pengawasan di lingkungan pendidikan berjalan.
Menurut Gasali, informasi tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi sistem pembinaan dan pengawasan di sekolah. Perlindungan terhadap peserta didik, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan perkembangan mental anak, tetapi juga bagaimana karakter dan perilaku tenaga pendidik terus mendapat perhatian.
“Ini menjadi pembelajaran mental yang betul-betul harus kita perhatikan. Bukan hanya mental anak didik kita, tetapi mental seorang pengajar juga harus benar-benar diperhatikan ke depan,” ujarnya.
Ia meminta Dinas Pendidikan Balikpapan mengambil langkah lebih proaktif dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap tenaga pendidik. Upaya pencegahan dinilai penting agar potensi terjadinya tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan peserta didik dapat diminimalkan.
Gasali mengatakan DPRD akan menunggu hasil klarifikasi sebelum menentukan langkah lanjutan. Apabila nantinya informasi tersebut terbukti berdasarkan hasil pemeriksaan pihak berwenang, Komisi IV akan meminta Dinas Pendidikan memberikan penjelasan dan memastikan penanganan dilakukan sesuai ketentuan.
“Penegasannya, tentu harus ditindak tegas kalau memang kejadian ini benar-benar terjadi,” tegas Gasali.
Selain menindaklanjuti informasi tersebut, Komisi IV juga berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama dinas terkait. Forum tersebut akan digunakan untuk membahas langkah pengawasan pendidikan sekaligus mengevaluasi upaya perlindungan peserta didik secara lebih menyeluruh.
Informasi awal yang diterima DPRD menyebut dugaan kejadian tersebut berlangsung di Balikpapan Timur dan melibatkan tiga korban. Karena itu, Gasali mendorong seluruh pihak tidak mengabaikan aspek perlindungan anak selama proses klarifikasi dan penanganan berlangsung.
DPRD juga menilai koordinasi antara sekolah, Dinas Pendidikan, keluarga dan instansi terkait perlu diperkuat. Pengawasan yang konsisten diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus mencegah terulangnya dugaan kekerasan terhadap peserta didik.(IM/ADV)
![]()









