Kutai Timur –Di tengah arus modernisasi yang kian deras, pelestarian kesenian tradisional tidak cukup hanya mengandalkan semangat cinta budaya. Diperlukan langkah nyata berupa standar mutu dan pengakuan kompetensi agar seniman lokal mampu bersaing secara profesional, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, Padliyansyah, menegaskan bahwa kegiatan standarisasi dan sertifikasi sumber daya manusia (SDM) kesenian tradisional merupakan langkah strategis untuk membangun kualitas dan profesionalisme seniman di daerah.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran akan pentingnya standar mutu dalam praktik kesenian tradisional. Beberapa tahun lalu, kita belum banyak mengenal sistem sertifikasi, sehingga kompetensi seniman sulit diukur secara formal,” ujarnya.
Menurut Padliyansyah, sertifikasi kompetensi menjadi tolak ukur profesionalisme seorang seniman. Beberapa daerah lain, bahkan telah lebih dulu menerapkan sistem ini.
“Sebagai informasi, di Kabupaten Serdang Hulu ada tujuh orang yang telah mendapatkan sertifikasi di bidangnya masing-masing, seperti tari, vokal, dan juri pertunjukan. Hal ini jelas membuka peluang kerja dan pengakuan yang lebih luas,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kutai Timur kini tengah bergerak ke arah yang sama dengan memperkenalkan sistem standarisasi, sehingga setiap pelaku seni memiliki rekam jejak kompetensi yang diakui secara nasional. Langkah ini diyakini akan memperkuat posisi seniman di mata publik sekaligus memberikan penghargaan yang setara terhadap profesi mereka.
“Sertifikasi bukan sekadar administrasi, tetapi pengakuan nyata terhadap karya dan kemampuan seorang seniman. Inilah saatnya kesenian tradisional kita naik kelas dan mampu bersaing secara profesional,” tandas Padliyansyah penuh keyakinan.
Dengan upaya ini, Kutai Timur tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membangun ekosistem seni yang berkelanjutan, di mana seniman memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan mendapatkan apresiasi baik di tingkat lokal maupun nasional. (SH/ADV)
![]()









