Balikpapan – DPRD Balikpapan mendorong pengembangan Car Free Day (CFD) sebagai ruang publik yang tidak hanya mendukung aktivitas olahraga, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Wakil Ketua III DPRD Balikpapan Budiono menilai pelaksanaan CFD di Taman Tiga Generasi, Balikpapan Selatan, menjadi langkah positif yang layak dikembangkan secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat mempertemukan kebutuhan masyarakat terhadap ruang olahraga dengan peluang pasar bagi pelaku UMKM.
“Kalau setiap Minggu pagi nanti mungkin ada Car Free Day di Kecamatan Balikpapan Selatan, khususnya di Taman Tiga Generasi, saya mendukung. Karena masyarakat di sana bisa berolahraga dan UMKM juga bisa hidup. Artinya, ada pergerakan ekonomi di sana,” kata Budiono di Kantor DPRD Balikpapan, Senin (31/8/2026).
Budiono menyebut pemindahan CFD dari Lapangan Merdeka ke Taman Tiga Generasi dapat menjadi momentum untuk memperluas pusat aktivitas masyarakat. Namun, penerapannya di wilayah lain perlu didahului pemetaan lokasi agar kegiatan tidak mengganggu arus lalu lintas dan tetap memberikan ruang bagi UMKM.
“Kalau di tiap-tiap kecamatan ada Car Free Day, kita petakan lokasi yang memungkinkan untuk menjadi tempat Car Free Day, sekaligus menempatkan UMKM,” ujarnya.
Selain pengembangan ruang publik, Budiono mengatakan DPRD Balikpapan terus berkontribusi melalui fungsi legislasi dan pengawasan. Memasuki dua tahun masa jabatan periode 2024–2029, sejumlah Peraturan Daerah (Perda) telah dihasilkan sebagai instrumen penataan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Menurutnya, penguatan kerja sama DPRD dan Pemerintah Kota Balikpapan juga penting untuk menghadapi tantangan ekonomi, terutama dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD).
Budiono menilai potensi penerimaan masih dapat digali melalui sejumlah sektor, termasuk pajak restoran dengan pemanfaatan tapping box, pemutakhiran data BPHTB, serta penataan retribusi parkir dan aktivitas UMKM. Kawasan Stadion Batakan yang ramai kegiatan ekonomi, misalnya, dinilai perlu ditata bersama dengan penyediaan kantong parkir.
Ia berharap pemetaan potensi dan kolaborasi antarlembaga dapat menjadi bagian dari upaya menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah kota, termasuk persoalan banjir dan kebutuhan sekolah. Dengan demikian, ruang publik seperti CFD tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. (IM/ADV)
![]()









